Pesan dan Kesan Peserta PBC 23-24 Jan 2010

Alhamdulillah PBC terlaksana dengan sangat memuaskan. Jumlah peserta 37 orang. Berikut komentar-komentar peserta. Komentar-komentar singkat tidak disertakan :

Nurmadiah, Jakarta
Setelah saya ikut PBC ini saya baru sadar kalau saya bukan orang lemah, saya bukan orang miskin, saya ini kuat, sehat dan kaya. Kemudian mata hati saya terbuka, saya lihat tangan saya ada mengalir darah dari barang syubhat yang saya tidak kuasa menolaknya. Ilmu saya bertambah, keyakinan saya bertambah, teman2 saya juga bertambah, dan kalo saya sukses insya Allah semua yang saya inginkan juga bertambah. Dan yang terpenting saya bisa selalu ber-husnuzhan kepada Allah.

Read More »

agungy on January 25th, 2010 | File Under Personality, Spiritual | No Comments -

Menyerahkan Pengaturan pada Allah

Maqam tertinggi dari seorang Salik (Penempuh Jalan Ruhani) adalah ketika secara bulat menyerahkan seluruh urusan hidupnya pada Allah. Siapapun yg menyerahkan pengaturan dirinya kepada Allah, maka Allah SWT akan memberikan pengaturan terbaik untuknya (al-Tanwir fi isqath al-Tadbir karangan Ibn AthaiLlah).

Read More »

agungy on January 2nd, 2010 | File Under Spiritual | No Comments -

Khusyu’ = Ucapan/Gerakan + Pikiran + Perasaan = Quantum

Saya ingin mendefinisikan khusyu’ dari prespektif yang lain. Khusyu’ adalah sinkronnya ucapan/gerakan dengan pikiran dan perasaan. Ketika ketiganya bersatu, dan terfokus padahal yang sama, maka itulah puncak kekhusyu’an. Dan pada saat ini, do’a atau ibadah kita memasuki “dimensi quantum” (Dimensi Keimanan), yang akan diistijabah oleh Allah SWT. Ujiibu da’watad daa’i idzaa da’aan. “Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku”.

Read More »

agungy on December 27th, 2009 | File Under Spiritual | 1 Comment -

Berserah Diri pada Rancangan Allah (Ibn ‘Athaillah)

Sesungguhnya kau tidak mengetahui akhir dan akibat dari setiap urusan. Mungkin kau bisa mengatur dan merancang sebuah urusan yang baik menurutmu. Tetapi ternyata urusan itu berakibat buruk bagimu. Mungkin saja ada keuntungan di balik kesulitan dan sebaliknya, banyak kesulitan di balik keuntungan. Bisa bahaya datang dari kemudahan dan kemudahan datang dari bahaya.

Mungkin saja anugerah tersimpan dalam ujian dan cobaan tersembunyi di balik anugerah. Dan bisa jadi kau mendapatkan manfaat lewat tangan musuh dan binasa lewat orang yang kau cintai. Orang yang berakal tidak akan ikut mengatur bersama Allah karena ia tidak mengetahui mana yang berguna dan mana yang berhahaya bagi dirinya.

Syekh Abu al-Hasan rahimahullah berkata, “Ya Allah, aku tidak berdaya menolak bahaya dari diri kami meskipun datang dari arah yang kami ketahui dan dengan cara yang kami ketahui. Lalu, bagaimana kami mampu menolak bahaya yang datang dari arah dan cara yang tidak kami ketahui?!”

Read More »

agungy on November 20th, 2009 | File Under Personality, Spiritual | No Comments -

Rahasia Menikmati Qiyamul Lail hingga Batu dan Permata Terlihat Sama

Seorang tabi’in berkata, “Sungguh jika tiada sepertiga malam terakhir, aku tidak betah hidup di dunia ini”. Mereka benar-benar mereguk kenikmatan tiada tara saat berkhalwat dengan Tuhannya. Namun mengapa kita belum bisa merasakannya?

Berbagai keutamaan qiyamul-lail sudah kita baca atau kita dengar dari para ulama. Kitapun sudah beberapa kali mencoba melaksanakannya, dengan mujahadah (kesungguhan) melawan kantuk dan dinginnya malam. Namun, berkali-kali juga kita mengalami futur (lalai), tidak dapat lagi melaksanakan qiyamul-lail.

Read More »

agungy on November 9th, 2009 | File Under Spiritual | 2 Comments -

Zuhud….

Zuhud terhadap dunia bukanlah mengharamkan yang halal dan membuang harta. Akan tetapi, zuhud terhadap dunia adalah lebih mengharapkan yang ada disisi Allah daripada yang ada di tangan kita. Jika ditimpa musibah, maka kita lebih berharap untuk mendapat pahala (Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Idris Al-Khaulani RA).

Read More »

agungy on November 4th, 2009 | File Under Personality, Spiritual | 3 Comments -

Tips Kepemimpinan 01

Jika kinerja orang tidak berubah atau tidak meningkat dengan atau tanpa kehadiran Anda, maka Anda belum menjalankan peran Kepemimpinan.

Jangan sia2kan waktu Anda. Hari ini, kepemimpinan berati memberi ide brilian pada rapat. Esok, mungkin kepemimpinan adalah memberi senyum hangat dan jabat tangan untuk staf Anda. Lusa, menunjukkan kepada karyawan bagaimana dia bisa menaikkan produktivitas tanpa menambah jam kerja. Kepemimpinan melibatkan berbagai kegiatan harian utk mencapai tujuan dan melakukan terobosan…

(Disarikan dari The Complete Ideal’s Guides of Leadership, Andrew J. Dubrin)

agungy on November 2nd, 2009 | File Under Leadership | No Comments -

Shalat Khusyu’

Artikel yang bagus sekali tentang Shalat Khusyu’. Mari nikmati dengan membacanya perlahan, kalimat demi kalimat, semoga kita mampu melaksanakannya. Allahummj’alna minal khasyi’iin.

Read More »

agungy on October 14th, 2009 | File Under Spiritual, materi | 1 Comment -

Pelajaran Berpikir Positif dari Surah Adh Dhuha

Surah Adh Dhuha memberikan pengajaran dengan sangat mendalam tentang Berpikir Positif. Di lain pihak, Shalat Sunnah Dhuha banyak dianggap sebagai Shalat Sunnah mohon rizki. Lantas apa hubungan dari hal itu semua?

Read More »

agungy on September 27th, 2009 | File Under Spiritual, materi | No Comments -

Kekuatan Do’a

Dalam realitas pengalaman hidup di zaman modern, seseorang akan menghadapi dua kecenderungan spiritual yang kontradiktif dan cenderung menjadi gejala anomali sosial. Di satu sisi, zaman modern yang ditandai dengan kemajuan sains dan teknologi ini sebagaimana disinyalir oleh John Naisbit dalam High Tech – Haigh Touch: Technology and Our Search for Meaning (1999) justru membuat orang mendewakan teknologi, rasionalitas dan potensi material sehingga sering mengabaikan kekuatan agama dan dinamika spiritual. Namun, di balik gejala zaman modern yang melupakan Allah itu (QS. Al-Hasyr:19), justru terdapat satu fenomena yang mungkin luput dari pengamatan Naisbitt bahwa pada saat yang sama, sebagai keniscayaan sunnatullah, telah tumbuh subur kesadaran spiritualitas di kalangan masyarakat perkotaan, kaum eksekutif dan profesional, kaum teknokrat dan kantoran, bahkan masyarakat pekerja dan rumahan secara umum yang cenderung mendambakan kembali keteduhan rohaniah di tengah galau rutinitas yang bergetah dan kegaduhan materialisme yang memuakkan.

Read More »

agungy on September 12th, 2009 | File Under Spiritual, materi | No Comments -