Testimoni Peserta Spiritual Healing, Program Bijak Cemerlang

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM

SEBERKAS CAHAYA KARUNIA RAMADLAN

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Subhanallah, yang menjadikan bulan ramadhan sebagai bulan penuh keberkahan. Puji Syukur hanya bagi-Nya yang dengan nikmat dan karunia-Nya, saya diberikan kesempatan untuk mengikuti Program Bijak Cemerlang (Spiritual Healing) HPA.

Rasanya banyak sekali kedahsyatan dan kelebihan yang saya alami selama program ini berlangsung, terlebih ketika Ust. Agung Yulianto, sebagai trainer yang mengisi SPiritual Healing dengan kelembutan suara khas beliau yg empuk, mampu membius seluruh peserta yang hadir diruangan yang sejuk dengan AC yang setia menghembuskan hawa sejuknya. Saya adalah salah satu dari sekian banyak peserta yang terpukau, larut dalam fikiran dan emosi dengan konsep spiritual healing yang beliau sampaikan dengan penuh keikhlasan. (Subhanallah) bagaimana tidak? Jika ternyata hampir semua peserta dibuat tertawa dan menangis terisak isak oleh jurus jurus jitu yang beliau unjukkan.

Tidak mau panjang lebar, saya hanya ingin menyampaikan pengalaman yang teramat sangat dahsyat dari sekian banyak kedahsyatan yang tidak bisa saya tulis. Bermula ketika saya mengikuti pelatihan sholat khusyu’ (qiyam al-lail) di sepertiga malam sebagai salah satu manifestasi dari konsep spiritual healing itu sendiri. Di dalam saya melaksanakan sholat, saya berusaha sekuat mungkin untuk bisa menghadirkan sholat yang khusyu’, pasrah, berserah diri sepenuhnya hanya kepada Allah Azza Wajalla.

Perlahan dan dengan penuh keihklasan, hampir di setiap gerakan sholat, saya merasa betul betul ada suasana yang berbeda, nyamaann, dan tenaaang. Subhanallah, ketika mulai sujud, saya menaaaaangis terisak isak, total berserah diri, semua urusan duniaku, problematika kehidupan, rizki, karir dan lainya, saya serahkan managementnya hanya kepada Dzat Yang Maha Mengatur alam raya ini, dan ini adalah kali pertama saya sholat dengan benar benar tangisan ampunan. Sampai sampai, seandainya saya tidak ingat kalau tubuhpun butuh asupan gizi (saur), sepertinya sayapun enggan untuk beranjak makan sahur, yang ada hanyalah ingin teruuus dan teruuusss menikmati dialog saya dengan Allah dalam sujud panjangku. (subhana rabbiyal a’laa wabihamdih).

Pengalaman spiritual ini berlanjut ketika saya membuka mushaf ustmani kesayangan selepas qobliyah subuh. Sambil menanti iqomah sholat subuh, tanpa sadar, seakan otak dan telapak tangan saya bekerjasama untuk membuka dan membaca surat Annur ayat 28-36, yang sama sekali tidak saya rencanakan sebelumnya. Lalu saya baca untaian mutiara hikmah itu dengan tartil dan berusaha memahami maknanya. Subhanallah,,, Dahsyat…!!! Allah seakan akan berbicara langsung kepada saya melalui ayat-ayat suci-Nya, memberikan teguran, solusi dan jawaban atas permasalahan permasalahan yang saya adukan ketika sujud (qiyam al-lail).

Selepas jamaâh shubuh, dengan penuh penasaran, sayapun bergegas ke kamar tidur, untuk membuka, membaca, mengulang kembali, dan menelaah surat yang tadi dibaca. Dan benar, mudah-mudahan ini adalah petunjuk dari-Nya. Saya merasa begitu yakin bahwa itulah jawaban, jalan keluar dan solusi yang harus saya yakini dan kerjakan dari keluh kesahku kepada-Nya saat qiyamullail. Subhanallah ini adalah karunia Allah Yang Sangat Luar Biasa.

Belum puas dengan itu, sayapun melanjutkan untuk membaca dan menelaah dua ayat setelahnya, (lihat) surat an-nur ayat 37-38. Saya memang bukan ahli tafsir, tapi saya mencoba merenung dan memahami beberapa menit untuk menemukan setitik makna dari beribu makna yang tersirat dari dua ayat tersebut. Dan subhanallah kedua ayat itu semakin meyakinkan saya untuk terus berjuang dan komitmen dengan HPA. Karena saya merasa HPA lah satu satunya bisnis saat ini yang benar benar syar’ie dan bisa mensyariatkan seluruh pihak yang terlibat di dalamnya. Allahu Akbar!!!

Melalui tulisan ini, semoga Allah selalu membimbing kita, mengarahkan, menjagalisan dan setiap gerakan kita agar senantiasa berada dalam rel dan rute yang Allah Ridloi, serta memberikan kekuatan besar kepada kita untuk mengikuti jejak langkah salafuna sholih dengan penuh keimanan dan taqwa.

Dan saya pribadi memohon maaf, jika dalam tulisan ini ada kesalahan dan mungkin berlebihan, ini semua semata mata saya lakukan hanya ingin (tahadduts bin-nikmah) berbagi syukur atas apa Yang Allah Karuniakan kepada hamban-Nya yang lemah dan faqir ini.

Wallahu a’lam Bishowaaab.

Wassalamu ala man ittaba’ al hudaa.

***Muhammad Saifullah. (Ciputat)***
————————————
www.herbastoreindonesia.kassa9.com
www.alwahida.kassa9.com

agungy on September 5th, 2010 | File Under Personality, Spiritual, cerita hikmah | 1 Comment -

Umpan Balik Kehidupan

Ada sebuah kisah tentang seorang bocah sedang mendaki gunung bersama ayahnya.  Tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh. “Aduhh!” jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan menirukan teriakannya persis sama, “Aduhh!”.  Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, “Hei! Siapa kau?”Jawaban yang terdengar, “Hei! Siapa kau?”  Lantaran kesal mengetahui suaranya selalu ditirukan, si anak berseru, “Pengecut kamu!” Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan serupa. 

Read More »

agungy on September 5th, 2009 | File Under Personality, Spiritual, cerita hikmah, materi | No Comments -

Ikhtiar Maksimal dan TAWAKAL, Kunci Kemenangan

Kita sudah membuat rencana yg demikian rapih, sudah action dengan baksos, direct selling, canvassing, silaturahim tokoh. Sudah siapkan bendera, stiker, spanduk, saksi dll. Semua itu hanyalah prasyarat kemenangan yang merupakan prerequisite yang harus kita lakukan. Namun kemenangan 100% adalah Allah yang berikan, bukan bendera, baksos, direct selling atau apapun.

Read More »

agungy on January 27th, 2009 | File Under Kampanye, Personality, Spiritual, Uncategorized, cerita hikmah, materi | No Comments -

Hikayat Batu Dan Pohon Ara

Alkisah pada suatu saat di sebuah negeri di timur tengah sana. Seorang saudagar yang sangat kaya raya tengah mengadakan perjalanan bersama kafilahnya. Diantara debu dan bebatuan, derik kereta diselingi dengus kuda terdengar bergantian. Sesekali terdengar lecutan cambuk sais di udara.

Read More »

agungy on June 11th, 2008 | File Under cerita hikmah | 3 Comments -