Doa Instan Diistijabah Allah SWT
Dengan izin Allah, saya telah mengalami berkali-kali kejadian, dimana do’a saya secara langsung dan instan diistijabah oleh Allah SWT. Semula, saya ingin menceritakan pada tulisan pertama Doa Mustajab adalah Hak Kita, untuk berbagi pengalaman, namun penulis masih merasa ragu untuk menceritakan. Setelah direnungkan, saya memutuskan untuk menceritakannya dengan harapan semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.
Pada sekitar bulan Maret 1999, saya berumroh pada asyrul awakhir (10 malam terakhir) bulan Ramadhan. Saat itu, suasana di Masjidil Haram tidak sepadat sekarang. Alhamdulillah, saya berhasil menempel di Multazam, suatu tempat yang mustajab untuk berdo’a yang terletak antara pintu Kabah dan Hajar Aswad. Saya mengalami satu perasaan, yang sangat sulit diceritakan. Saya merasa khusyu’ yang sangat dalam, serasa dekat sekali dengan Allah, suatu pengalaman ruhani yang tidak pernah atau jarang sekali saya alami. Saya merasa apapun yang saya minta pasti akan diistijabah oleh Allah SWT.
Waktu itu saya masih menjadi eksekutif di sebuah perusahaan swasta, dan usia saya baru 30 tahun, masih muda sekali. Wajar kalo permintaan saya sangat materialistis. Saya memohon kepada Allah untuk menjadi eksekutif termahal di Jakarta.
Pada bulan Mei 1999, saya menjalani saringan untuk menjadi direksi di sebuah perusahaan yang berkelas dan unik. Alhamdulillah, saya terpilih sebagai direksi bersamaan dengan eksekutif-eksekutif terkemuka. Dan saya dibayar Rp 60 juta sebulan take home pay, fasilitas kendaraan boleh memilih, dan fasilitas kesehatan yang luar biasa. Alhamdulillah, saya meminta kepada Allah bulan Maret dan Allah, Al-Mujibas-saailiin, mengabulkan tunai pada bulan Mei.
Saya ingin menceritakan kisah lainnya. Beberapa bulan yang lalu, saya melakukan kerjasama bisnis dengan sebuah perusahaan. Dan setelah dihitung hasil akhir dari pekerjaan, keuntungan buat saya adalah Rp 300 juta. Namun yang bisa saya terima sekarang hanya Rp 50 juta, sedangkan Rp 250 juta lagi menunggu restitusi pajak, yang mungkin baru keluar sekitar 4 bulan lagi, itupun jika berhasil
Di lain pihak, saya sangat membutuhkan dana segar saat itu untuk membiayai proyek lain. Saat shubuh saya berdo’a kepada Allah SWT dan pada saat berdo’a saya mendapatkan keyakinan bahwa do’a saya akan segera diistijabah Allah SWT. Pada siang harinya, saya bertemu dengan pihak perusahaan partner tersebut, dan ia membawa amplop coklat cukup tebal, yang isinya tidak mungkin hanya Rp 50 juta. Partner tersebut kemudian berkata, ” Pak, Agung, mungkin Bapak memerlukan dana saat ini. Saya ingin selesaikan saja semua, dan biar soal pajak saya urus dan tangani”, dan ia menyerahkan semuanya Rp 300 juta, Subhanallah.
Dan yang terakhir terjadi, minggu sore kemarin saya harus bertemu dengan partner saya di Mal Artha Gading. Ketika memasuki gedung parkir bawah tanah sudah mulai antri karena parkiran penuh. Lantas, saya segera berdo’a kepada Allah SWT, dengan optimis dan yakin agar segera diberikan parkir. Alhamdulillah, tidak sampai 10 detik kemudian, ada mobil di sebelah kanan saya akan keluar, dan kami dipersilahkan parkir disitu oleh tukang parkir.
Dari berbagai miracle yang saya alami, saya mencoba merumuskan, apa yang menyebabkan do’a diterima oleh Allah SWT. Ada 5 syarat do’a diistijabah Allah SWT, yaitu :
- Menjauhi ma’shiyat dan banyak istighfar
- Selalu Bersyukur
- Totalitas berdo’a
- Seni Berdo’a
- Meminta yang Kongkrit
Saya akan mencoba menjabarkan satu persatu, pada tulisan selanjutnya. Saudara sekalian, silakan sharing jika Anda memiliki pengalaman serupa. HadanaLlohu wa iyyakum ajma’in.
(Bersambung:)
Related Posts
If you're new here, you may want to subscribe to my RSS feed. Thanks for visiting!
agungy on March 9th, 2008 | File Under Spiritual | 17 Comments -
March 10th, 2008 at 4:16 am
Subhananallah. Luar biasa. Salut untuk mas Agung !
March 10th, 2008 at 5:42 am
Laa haula walaa quwwata illa biLlahi. Ya Muqollibal Quluub, luruskan niat hamba. Hamba menceritakan ini semua semata ingin mengajak manusia dekat kepadamu…
Thanks mas Herman…
March 10th, 2008 at 11:21 am
Assalamu’alaikum… Salam silaturahmi dengan Pak Agung… Sharing Bapak sungguh dahsyat, Insya Allah memotivasi rekan2 lainnya untuk selalu berdoa langsung kepada Allah bukan kepada yang lain. Karena dengan Tauhid lah, kita akan ditolong oleh Allah…
March 11th, 2008 at 11:56 pm
jika dengan begitu maka rata2 orang akan tertarik berdoa hanya karena ad alasannya lalu apakah kita menyembah allah dengan tulus….?
March 12th, 2008 at 5:19 am
Kita diperkenankan menyembah Allah karena ingin surga, takut neraka, ingin dikabulkan doa. Inilah yang disebut tujuan antara. Tujuan utama adalah mencari ridhoNya. Seperti halnya, tujua utama kita bekerja adalah mencari ridhoNya, namun tujuan antaranya adalah memberi nafkah untuk keluarga.
Tidak ada pertentangan ulama aqidah dalam hal ini. CMIIW
March 12th, 2008 at 11:48 am
Subhanalloh pengalamannya
semoga dapat menjadi inspirasi semua orang
June 12th, 2008 at 7:44 pm
Subhanallaah walhamdulillaah. Allah SWT memang full of surprises dalam pengabulan do’a.
November 11th, 2008 at 8:25 pm
subhanallah, terimakasih pa agung atas bagi2 pengalamannya. semoga saya bs mndapatkan miracle2 dari ALLAH
December 9th, 2008 at 8:14 am
Pak, yang bapak ceritain di blog ini jaman2 Bapak udah enak materi ya?Emang Bapak ga pernah ngalamin jaman2 susah materi? Kalo pernah ceritain dong, pengalamannya, kiat2nya keluar dari kesusahan, biar jadi inspirasi buat kita2 kitu
“lagisusah”
January 26th, 2009 at 11:05 am
Semua sama mas Yosi, setiap orang akan melewati masa – masa tersendiri dan perputarannya tiada beda antara manusia satu dengan manusia lainnya. Mari berusaha lebih keras, Insya Allah jalan lapang menunggu di depan.
Terima kasih.
March 22nd, 2009 at 1:03 am
Ini Pak Agung yg kemarin ke Jember dgn Pak Tri, Agus dan saya. Wajahnya mirip……banget. Maaf kalo salah
081 357 454941
March 27th, 2009 at 2:10 pm
Pak Agung tolong doakan untuk saya, amin.
May 19th, 2009 at 9:05 am
Ass, saya salut bgt atas kisah2 religius pak agung yg bgitu menyentuh hati. Moga bisa menyemangati para insan yang sedang rapuh, tuk bangkit dan yakin bahwa ALLAH MAHA SEGALA2NYA.Ada do’a khusus ga pak, tuk lbih mendekatkan diri & dikabulkan do’a kita sperti yang Bapak lakukan. Mkasih sblumnya…Wassallam,
June 5th, 2009 at 3:04 pm
asslm..wr.wb. Pak Agung, saya sungguh tertarik dan termotifasi atas kisah pak Agung…Saya Ainul Yakin pak.. Bahwa Allah Maha Kaya & Maha pengabul doa.. ! Saya mohon di doakan ya pak, baik ketika Bapak sedang berdoa sendiri maupun doa kolektif.. semoga saya bisa mengikuti jejak pak Agung..di berikan keluasan rejeki yg melimph ruah halalan toyiban..agar bisa menjadi penyandang dana dan donatur di jln Allah. amin ya Robbal ‘alamiin..!!!
July 14th, 2009 at 4:48 pm
Alhamdulilah….Cukuplah Allah bagi penolong bagi kita karena sebaik2nya penolong adalah Allah SWT….Amin
November 8th, 2009 at 3:59 am
Allahu akbar, subhanallah yaa rahman, yaa rahiim. Alhamdulillah atas kenikmatan2 yg Allah limpahkan kepada kita semua, terus istiqomah ya Mas Agung .. buat mas Yosi, mungkin sy bisa sharing sdkt, bahwa apa yg mas mksdkan mungkin yg sdng sy alami. Tapi kesimpulannya,memang benar,saat kita sandarkan kesusahan kita,jaga diri kita sebersih mungkin,dan berdo’a sepenuh hati, pertolongan itu datang mas, itu terbukti.. Percayalah mas,jika kita ingat sama Allah, maka Allah ingat sama kita.. dan Allah punya jalan-Nya sendri dalam mensolusi masalah kita.. Semoga mas segera dibukakakan pintu keluar dari kesusahannya mas ya, Amiin.
June 11th, 2010 at 9:39 pm
Assalamualaikum wr.wb.
Membaca artikel2 Bapak, saya sungguh merasa iri … mengapa doa saya belum diijabahi Alloh SWT.
Selama 3 tahun terakhir ini saya hanya bekerja selama 5 bulan-an, sehingga praktis dalam 3 tahun terakhir ini saya mengalami banyak kemerosotan, karena selama 2 1/2 tahun terkhir saya menganggur.
Mohon pencerahan Bapak, bagaimana adab berdoa yang baik, mulai membaca istighfar, sholawat… dst, serta surat2/ayat2 apa saja yang digunakan sebagai wirid.
kasih
Terima