Kekuatan Do’a

Dalam realitas pengalaman hidup di zaman modern, seseorang akan menghadapi dua kecenderungan spiritual yang kontradiktif dan cenderung menjadi gejala anomali sosial. Di satu sisi, zaman modern yang ditandai dengan kemajuan sains dan teknologi ini sebagaimana disinyalir oleh John Naisbit dalam High Tech – Haigh Touch: Technology and Our Search for Meaning (1999) justru membuat orang mendewakan teknologi, rasionalitas dan potensi material sehingga sering mengabaikan kekuatan agama dan dinamika spiritual. Namun, di balik gejala zaman modern yang melupakan Allah itu (QS. Al-Hasyr:19), justru terdapat satu fenomena yang mungkin luput dari pengamatan Naisbitt bahwa pada saat yang sama, sebagai keniscayaan sunnatullah, telah tumbuh subur kesadaran spiritualitas di kalangan masyarakat perkotaan, kaum eksekutif dan profesional, kaum teknokrat dan kantoran, bahkan masyarakat pekerja dan rumahan secara umum yang cenderung mendambakan kembali keteduhan rohaniah di tengah galau rutinitas yang bergetah dan kegaduhan materialisme yang memuakkan.

Read More »

agungy on September 12th, 2009 | File Under Spiritual, materi | No Comments -

Apa yang kau sombongkan?

Karena penyakit hati yang satu ini, iblis menjadi makhluk paling terkutuk dan menjadi penghulu neraka jahanam, fir’aun menjadi simbol penguasa tiran yang merasa dirinya tuhan, dan kita semua akan merasakan panasnya neraka walau hanya memiliki sifat ini sebesar zarrah.

Read More »

agungy on May 26th, 2008 | File Under Spiritual | 2 Comments -

Mengukur Kualitas Spiritual

Apa yang kita dengarkan ketika seorang diri mengendarai mobil, atau seorang diri di kamar? Kita mungkin memutar murattal, atau lagu-lagu cinta. Apa yang kita putar menunjukkan kondisi spiritual kita. Demikian juga, apa yang kita lakukan di waktu senggang menunjukkan kondisi maknawiyah keimanan diri kita saat itu.

Read More »

agungy on March 27th, 2008 | File Under Spiritual | 5 Comments -

Spiritual itu Menular

Suatu ketika, saya bermalam dengan seorang ustad di sebuah hotel di Bali. Kami menginap selama 5 hari 4 malam. Selama 3 malam, sang Ustad senantiasa bangun jam 3 malam, melakukan Qiyamul Lail, kemudian membaca Al-Quran hingga shubuh menjelang. Hanya malam pertama saja, beliau bangun pas waktu shubuh, mungkin hal itu disebabkan “Jet-Lag” karena Bali lebih dahulu dari Jakarta.

Read More »

agungy on March 3rd, 2008 | File Under Spiritual | 2 Comments -

Malam Hidayah

Malam ini aku mengalami pengalaman spiritual, yang Subhanallah…..

Prosesnya diawali dengan keinginanku yang kuat untuk semakin mengenal-Nya. Setiap habis shalat, terutama shalat lima waktu, aku selalu ingin dalam keadaan khusyu yang optimal. Sehabis shalat, masih merasakan gelombang khusyu, selalu kugunakan untuk berdo’a dengan menggunakan seluruh perasaan, memohon apa-apa yang kuinginkan dari Allah SWT. Waktu shalat menjadi waktu-waktu yang mengasyikkan, dan waktu shalat menjadi waktu-waktu yang selalu kunanti kedatangannya.

Read More »

agungy on March 3rd, 2008 | File Under Spiritual | 3 Comments -